*Mencium Anak, Sunnah Nabi SAW*
“Perbanyaklah kamu mencium anak cucumu karena imbalan dari setiap ciuman adalah surga.” (HR. Bukhari)"
*4 Anggota Tubuh Anak Yang Perlu Dicium Orangtua Setiap Hari*
Mari lahirkan rasa kasih dalam diri anak-anak melalui sifat orang tua yang penyayang.
Berikut ini adalah saran kami sebagai psikolog Islam yang sebaiknya diamalkan setiap hari terhadap anak-anak.
*CIUMAN KASIH SAYANG*
1. *Di ubun-ubun*,
menunjukkan kebanggaan orangtua terhadap anak sambil didoakan agar menjadi anak soleh/sholehah, aamiin.
2. *Di dahi*,
menandakan orangtua redha atas keberadaan anak.
Rasulullah s.a.w mencium Fatimah radiallahu anha di dahinya.
3. Di *kedua pipi*
sambil mengucap masya Allah, sebagai tanda _syauq_ (perasaan sayang dan rindu) orangtua terhadap anak.
4. *Di tangan anak*,
tanda _mawaddah wa hubb_ (kasih sayang) sambil mengucap _barakallah_, sebagaimana Rasulullah s.a.w juga selalu mencium tangan putri tercinta : Fatimah r.a.
*SENTUHAN SAYANG*
1. *Menggosok belakang kepala anak*, sebagai tanda kasih sayang dan perlindungan.
2. *Menggosok atas kepala atau ubun-ubun*, menunjukkan kebanggaan orangtua terhadap anak.
3. *Mengusap dahi*, sebagai tanda _syauq_ (perasaan sayang dan rindu) terhadap anak.
4. *Kedua pipi*, juga tanda _mawaddah wa hubb_ (kasih sayang)
5. *Memegang kedua tangan*, untuk menenangkan anak ketika perasaannya tampak kacau atau bingung.
*Perhatian* :
Usaplah dada anak sambil istighfar saat ia menunjukkan kecenderungan berbuat salah atau sedang marah, untuk menenangkannya.
Lakukan tindakan mawaddah warohmah ini diiringi kalimat2 thoyyibah.
*SUDAH KAH KITA CIUM ANANDA HARI INI?*
mohon kritik dan saran jika terjadi kesalahan dalam artikel ini.
Membaca adalah "membuka jendela dunia". Iqra' adalah kata pertama yang diwahyukan kepada Rasullah SAW. Pengetahuan kita dapat dengan banyak membaca, berdiskusi, menulis serta aplikasi kita di kehidupan. 3 yang perlu diamalkan untuk kesuksesan ilmu. *Muthola'ah *Muraja'ah *Mudzakkarah
Asalan
Sekolah
Jalil Ibnu Ahmad Alaydrus
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar