KENAPA PEMUDA TAKUT KE MASJID?
Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid??
karena sejak kecil didoktrin "Masjid bukan tempat main"
maka mainlah mereka di tempat PS
Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid??
karena yang di pikiran mereka Masjid itu cuma tempat Ibadah ritual, Tobat, Inget Dosa, sama Inget Mati
Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid??
karena Masjidnya tidak menyediakan tempat mencari jati diri
maka mereka carinya di mall
Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid??
karena penjaga di Masjidnya galak, gak kayak penjaga warnet,
Padahal Rasulullah sangat memanjakan anak-anak di Masjid
Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid??
"Pelit, tiduran aja gak boleh!"
Padahal Ibnu umar waktu bujang numpang tidur siang malam di Masjid
Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid??
"Gimana mau nongkrong, jam 8 malam udah tutup"
Padahal Masjid zaman Nabi buka 24 jam
Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid??
karena mereka tidak melihat Masjidnya sebagai sentral kemakmuran Umat.
Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid??
"Emang ada apaan? paling orang Shalat sama baca Al Qur'an"
Padahal di zaman Nabi Masjid bisa jadi tempat latihan Beladiri
Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid??
Karena doktrin "di Masjid gak boleh ngomongin Politik"
Maka mereka mencari ideologi lain di luar
Kenapa pemuda sekarang ogah main-main ke Masjid??
Doktrin "Masjid bukan tempat nyari jodoh, luruskan niat!"
Padahal, Nabi pernah "dilamar" seorang wanita di Masjid yang sedang mencari jodoh
"Kalau orang ke Masjid niatnya untuk nongkrong/nyari jodoh/berpolitik/tidur/wifi-an/, apa jadinya?"
Jawabannya : lho memang ada larangannya? Justru ketika Masjid dijadikan sentral kegiatan positif, maka masjid akan makmur seperti di zaman Nabi.
Tugas kita, membuat mereka tertarik ke Masjid. Ayo ajarkan dan biasakan kangen dengan Masjid.
"Jika suatu hari nanti kamu tidak lagi mendengar bunyi bising dan gelak tawa anak-anak di antara shaf shaf sholat di masjid, maka sesungguhnya TAKUTLAH kalian akan hancurnya generasi muda kalian masa itu... "
(Copas dan dari Nasihat Muhammad Al Fatih) penakluk konstantinopel.
Membaca adalah "membuka jendela dunia". Iqra' adalah kata pertama yang diwahyukan kepada Rasullah SAW. Pengetahuan kita dapat dengan banyak membaca, berdiskusi, menulis serta aplikasi kita di kehidupan. 3 yang perlu diamalkan untuk kesuksesan ilmu. *Muthola'ah *Muraja'ah *Mudzakkarah
Asalan
Sekolah
Jalil Ibnu Ahmad Alaydrus
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Senin, 15 Januari 2018
Sabtu, 13 Januari 2018
Mati Suri
Merinding Setelah Mendengar Kesaksian Orang Mati Suri di Pekanbaru Ini
Merinding dan menangiskah kalian setelah membaca kisah nyata kesaksian orang mati suri ini? Semoga kisah ini dapat dijadikan pelajaran bagi Kita yang masih hidup du dunia ini.
Dia adalah Aslina. Aslina adalah warga Pekanbaru yang mati suri 24 Agustus 2006 lalu. Gadis berusia sekitar 25 tahun itu memberikan kesaksian saat nyawanya dicabut dan apa yang disaksikan ruhnya saat mati suri.
Sebelum Aslina memberi kesaksian, pamannya Rustam Effendi memberikan penjelasan pembuka. Aslina berasal dari keluarga sederhana, ia telah yatim. Sejak kecil cobaan telah datang pada dirinya. Pada usia tujuh tahun tubuhnya terbakar api sehingga harus menjalani dua kali operasi. Menjelang usia SMA ia termakan racun. Tersebab itu ia menderita selama tiga tahun.
Pada usia 20 tahun ia terkena gondok (hipertiroid). Gondok tersebut menyebabkan beberapa kerusakan pada jantung dan matanya. Karena penyakit gondok itu maka Jumat, 24 Agustus 2006 Aslina menjalani check-up atas gondoknya di Rumah Sakit di jakarta.
Setelah itu, Hasil pemeriksaan menyatakan penyakitnya di ambang batas sehingga belum bisa dioperasi. “Kalau dioperasi maka akan terjadi pendarahan”, jelas Rustam. Oleh karena itu Aslina hanya diberi obat. Namun kondisinya tetap lemah.
Malamnya Aslina gelisah luar biasa, dan terpaksa pamannya membawa Aslina kembali ke jakarta sekitar pukul 12 malam itu. ia dimasukkan ke unit gawat darurat (UGD), saat itu detak jantungnya dan napasnya sesak.
Lalu ia dibawa ke luar UGD masuk ke ruang perawatan. ”Aslina seperti orang ombak (menjelang sakratulmaut). Lalu saya ajarkan kalimat thoyyibah dan syahadat. Setelah itu dalam pandangan saya Aslina menghembuskan nafas terakhir.” ungkapnya.
Usai Rustam memberi pengantar, lalu Aslina memberikan kesaksiannya. ”Mati adalah pasti. Kita ini calon-calon mayat, calon penghuni kubur.” Begitu ia mengawali kesaksiaanya setelah meminta seluruh hadirin yang memenuhi Grand Ball Room Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru tersebut membacakan shalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Tak lupa ia juga menasehati jamaah untuk memantapkan iman, amal dan ketakwaan sebelum mati datang.
”Saya telah merasakan mati”, Ujar anak yatim itu. Hadirin terpaku mendengar kesaksian itu. Sungguh, lanjutya, terlalu sakit mati itu. Diceritakan, rasa sakit ketika nyawa dicabut itu seperti sakitnya kulit hewan ditarik dari daging, dikoyak. Bahkan lebih sakit lagi. ”Terasa malaikat mencabut (nyawa) dari kaki kanan saya”, tambahnya. Di saat itu ia sempat diajarkan oleh pamannya kalimat thoyibah. ”Saat di ujung napas, saya berzikir”, ujarnya. ”Sungguh sakitnya, Pak, Bu…” ulangnya di hadapan lebih dari 300 alumni ESQ Pekanbaru.
Diungkapkan, ketika ruhnya telah tercabut dari jasad, ia menyaksikan di sekelilingnya ada dokter, pamannya dan ia juga melihat jasadnya yang terbujur.
Setelah itu datang dua malaikat serba putih mengucapkan “Assalammualaikum” kepada ruh Aslina. ”Malaikat itu besar, kalau memanggil, jantung rasanya mau copot, gemetar,” ujar Aslina mencerita pengalaman matinya.
Lalu malaikat itu bertanya: “Siapa Tuhanmu, apa agamamu, dimana kiblatmu dan siapa nama orangtuamu?“ Ruh Aslina menjawab semua pertanyaan itu dengan lancar. Lalu ia dibawa ke alam barzah.
”Tak ada teman kecuali amal,” tambah Aslina yang Ahad malam itu berpakaian serba hijau. Seperti pengakuan pamannya, Aslina bukan seorang pendakwah, tapi malam itu ia tampil memberikan kesaksian bagaikan seorang muballighah.
Di alam barzah ia melihat seseorang ditemani oleh sosok yang mukanya berkudis, badan berbulu dan mengeluarkan bau busuk. Mungkin sosok itulah adalah amal buruk dari orang tersebut.
Kemudian Aslina melanjutkan. ”Bapak, ibu, ingatlah mati,” sekali lagi ia mengajak hadirin untuk bertaubat dan beramal sebelum ajal menjemput. Di alam barzah, ia melanjutkan kesaksiannya, ruh Aslina dipimpin oleh dua orang malaikat. Saat itu ia ingin sekali berjumpa dengan ayahnya. Lalu ia memanggil malaikat itu dengan ”Ayah”. ”Wahai ayah bisakah saya bertemu dengan ayah saya,” tanyanya.
Lalu muncullah satu sosok. Ruh Aslina tak mengenal sosok yang berusia antara 17-20 tahun itu. Sebab ayahnya meninggal saat berusia 65 tahun. Ternyata memang benar, sosok muda itu adalah ayahnya. Ruh Aslina mengucapkan salam ke ayahnya dan berkata: ”Wahai ayah, janji saya telah sampai.”
Mendengar itu ayah saya saya menangis. Lalu ayahnya berkata kepada Aslina. ”Pulanglah ke rumah, kasihan adik-adikmu.” ruh Aslina pun menjawab. ”Saya tak bisa pulang, karena janji telah sampai”. Usai menceritakan dialog itu, Aslina mengingatkan kembali kepada hadirin bahwa alam barzah dan akhirat itu benar-benar ada. ”Alam barzah, akhirat, surga dan neraka itu betul ada. Akhirat adalah kekal,” ujarnya bak seorang pendakwah.
Setelah dialog antara ruh Aslina dan ayahnya. Ayahnya tersebut menunduk. Lalu dua malaikat memimpinnya kembali, ia bertemu dengan perempuan yang beramal shaleh yang mukanya bercahaya dan wangi. Lalu ruh Aslina dibawa kursi yang empuk dan didudukkan di kursi tersebut, disebelahnya terdapat seorang perempuan yang menutup aurat, wajahnya cantik.
Ruh Aslina bertanya kepada perempuan itu. ”Siapa kamu?” lalu perempuan itu menjawab, ”Akulah (amal) kamu.” Selanjutnya ia dibawa bersama dua malaikat dan amalnya berjalan menelurusi lorong waktu melihat penderitaan manusia yang disiksa.
Di sana ia melihat seorang laki-laki yang memikul besi yang sangat berat, tangannya dirantai ke bahu, pakaiannya koyak-koyak dan baunya menjijikkan. Ruh Aslina bertanya kepada amalnya. ”Siapa manusia ini?” Amal Aslina menjawab, “orang tersebut ketika hidupnya suka membunuh orang”.
Lalu dilihatnya orang yang yang kulit dan dagingnya lepas. Ruh Aslina bertanya lagi ke amalnya tentang orang tersebut. Amalnya mengatakan bahwa manusia tersebut tidak pernah shalat.
Selanjutnya tampak pula oleh ruh Aslina manusia yang dihujamkan besi ke tubuhnya. Ternyata orang itu adalah manusia yang suka berzina. Tampak juga orang saling bunuh, manusia itu ketika hidup suka bertengkar dan mengancam orang lain.
Dilihatkan juga pada ruh Aslina, orang yang ditusuk dengan 80 tusukan, setiap tusukan terdapat 80 mata pisau yang tembus ke dadanya, lalu berlusiaan darah, orang tersebut menjerit dan tidak ada yang menolongnya. Ruh Aslina bertanya pada amalnya.
Dan dijawab orang tersebut adalah orang juga suka membunuh. Ada pula orang yang dihempaskan ke tanah lalu dibunuh. Orang tersebut adalah anak yang durhaka dan tidak mau memelihara orang tuanya ketika di dunia. Perjalanan menelusuri lorong waktu terus berlanjut.
Sampailah ruh Aslina di malam yang gelap, kelam dan sangat pekat sehingga dua malaikat dan amalnya yang ada disisinya tak tampak. Tiba-tiba muncul suara orang mengucap : Subhanallah, Alhamdulillah dan Allahu Akbar.
Tiba-tiba ada yang mengalungkan sesuatu di lehernya. Kalungan itu ternyata tasbih yang memiliki biji 99 butir. Perjalanan berlanjut. ia nampak tepak tembaga yang sisi-sisinya mengeluarkan cahaya, di belakang tepak itu terdapat gambar kakbah.
Didalam tepak terdapat batangan emas. Ruh Aslina bertanya pada amalnya tentang tepak itu. Amalnya menjawab tepak tersebut adalah husnul khatimah. (Husnul khatimah secara literlek berarti akhir yang baik. Yakni keadaan dimana manusia pada akhir hayatnya dalam keadaan berbuat baik).
Selanjutnya ruh Aslina mendengarkan adzan seperti adzan di Mekkah. ia pun mengatakan kepada amalnya. ”Saya mau shalat”. Lalu dua malaikat yang memimpinnya melepaskan tangan ruh Aslina. ”Saya pun bertayamum, saya shalat seperti orang-orang di dunia shalat,” ungkap Aslina.
Selanjutnya ia kembali dipimpin untuk melihat Masjid Nabawi. Lalu diperlihatkan pula kepada ruh Aslina, makam Nabi Muhammad SAW. Dimakam tersebut batangan-batang an emas di dalam tepak ”husnul khatimah” itu mengeluarkan cahaya terang.
Berikutnya ia melihat cahaya seperti matahari tapi agak kecil. Cahaya itu pun bicara kepada ruh Aslina. ”Tolong kau sampaikan kepada umat, untuk bersujud di hadapan Allah”.
Selanjutnya ruh Aslina menyaksikan miliaran manusia dari berbagai abad berkumpul di satu lapangan yang sangat luas. Ruh Aslina hanya berjarak sekitar lima meter dari kumpulan manusia itu. Kumpulan manusia itu berkata.
”Cepatlah kiamat, aku tak tahan lagi di sini Ya Allah”, manusia-manusia itu juga memohon, ”Tolong kembalikan aku ke dunia, aku mau beramal.” Begitulah di antara cerita Aslina terhadap apa yang dilihat ruhnya saat ia mati suri.
Dalam kesaksiaannya ia senantiasa mengajak hadirin yang datang pada pertemuan alumni ESQ itu untuk bertaubat dan beramal shaleh serta tidak melanggar aturan Allah. ”Apa yang disampaikan Aslina, mungkin bukti yang ditunjukkan Allah kepada kita semua, ” ujarnya.
Menanggapi kesaksian Aslina yang melihat orang-orang berteriak ingin dikembalikan ke dunia dan ingin beramal serta penelitian Raymond yang menyebutkan ”aku ingin agar aku dapat kembali dan membatalkan semuanya.”
Legisan mengutip ayat Al-Quran Surat Al-Mu’minun (23) ayat 99-100:
حَتَّىٰ إِذَا جَاءَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ () لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ ۚ كَلَّا ۚ إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَائِلُهَا ۖ وَمِن وَرَائِهِم بَرْزَخٌ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ
“Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: Ya, Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia). Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan.” (QS. al-Mu’minun : 99-100)
Sebagai penguat dalil agar manusia bertaubat, dikutipkan juga Quran Surat Az-Zumar ayat 54:
وَأَنِيبُوا إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِن قَبْلِ أَن يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنصَرُونَ
”Dan kembalilah kamu kepada Tuhan-Mu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi)” (QS. az-Zumar : 54)
Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa =D
Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)
Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.
Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
membaca dan membagikan status ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin
NB: JIKA ANDA MENDUKUNG PERJUANGAN DAKWAH FANSPAGE INI, KAMI MINTA DO'ANYA & BANTU SHARE POSTINGAN INI BIAR SEMAKIN BANYAK YANG BISA MEMETIK MANFAAT... DAN SEMOGA BEKAL AMAL JARIYAH BAGI ANDA... AAMIIN…!!!
-
-
-
SHARE = DAKWAH = PAHALA
Merinding dan menangiskah kalian setelah membaca kisah nyata kesaksian orang mati suri ini? Semoga kisah ini dapat dijadikan pelajaran bagi Kita yang masih hidup du dunia ini.
Dia adalah Aslina. Aslina adalah warga Pekanbaru yang mati suri 24 Agustus 2006 lalu. Gadis berusia sekitar 25 tahun itu memberikan kesaksian saat nyawanya dicabut dan apa yang disaksikan ruhnya saat mati suri.
Sebelum Aslina memberi kesaksian, pamannya Rustam Effendi memberikan penjelasan pembuka. Aslina berasal dari keluarga sederhana, ia telah yatim. Sejak kecil cobaan telah datang pada dirinya. Pada usia tujuh tahun tubuhnya terbakar api sehingga harus menjalani dua kali operasi. Menjelang usia SMA ia termakan racun. Tersebab itu ia menderita selama tiga tahun.
Pada usia 20 tahun ia terkena gondok (hipertiroid). Gondok tersebut menyebabkan beberapa kerusakan pada jantung dan matanya. Karena penyakit gondok itu maka Jumat, 24 Agustus 2006 Aslina menjalani check-up atas gondoknya di Rumah Sakit di jakarta.
Setelah itu, Hasil pemeriksaan menyatakan penyakitnya di ambang batas sehingga belum bisa dioperasi. “Kalau dioperasi maka akan terjadi pendarahan”, jelas Rustam. Oleh karena itu Aslina hanya diberi obat. Namun kondisinya tetap lemah.
Malamnya Aslina gelisah luar biasa, dan terpaksa pamannya membawa Aslina kembali ke jakarta sekitar pukul 12 malam itu. ia dimasukkan ke unit gawat darurat (UGD), saat itu detak jantungnya dan napasnya sesak.
Lalu ia dibawa ke luar UGD masuk ke ruang perawatan. ”Aslina seperti orang ombak (menjelang sakratulmaut). Lalu saya ajarkan kalimat thoyyibah dan syahadat. Setelah itu dalam pandangan saya Aslina menghembuskan nafas terakhir.” ungkapnya.
Usai Rustam memberi pengantar, lalu Aslina memberikan kesaksiannya. ”Mati adalah pasti. Kita ini calon-calon mayat, calon penghuni kubur.” Begitu ia mengawali kesaksiaanya setelah meminta seluruh hadirin yang memenuhi Grand Ball Room Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru tersebut membacakan shalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Tak lupa ia juga menasehati jamaah untuk memantapkan iman, amal dan ketakwaan sebelum mati datang.
”Saya telah merasakan mati”, Ujar anak yatim itu. Hadirin terpaku mendengar kesaksian itu. Sungguh, lanjutya, terlalu sakit mati itu. Diceritakan, rasa sakit ketika nyawa dicabut itu seperti sakitnya kulit hewan ditarik dari daging, dikoyak. Bahkan lebih sakit lagi. ”Terasa malaikat mencabut (nyawa) dari kaki kanan saya”, tambahnya. Di saat itu ia sempat diajarkan oleh pamannya kalimat thoyibah. ”Saat di ujung napas, saya berzikir”, ujarnya. ”Sungguh sakitnya, Pak, Bu…” ulangnya di hadapan lebih dari 300 alumni ESQ Pekanbaru.
Diungkapkan, ketika ruhnya telah tercabut dari jasad, ia menyaksikan di sekelilingnya ada dokter, pamannya dan ia juga melihat jasadnya yang terbujur.
Setelah itu datang dua malaikat serba putih mengucapkan “Assalammualaikum” kepada ruh Aslina. ”Malaikat itu besar, kalau memanggil, jantung rasanya mau copot, gemetar,” ujar Aslina mencerita pengalaman matinya.
Lalu malaikat itu bertanya: “Siapa Tuhanmu, apa agamamu, dimana kiblatmu dan siapa nama orangtuamu?“ Ruh Aslina menjawab semua pertanyaan itu dengan lancar. Lalu ia dibawa ke alam barzah.
”Tak ada teman kecuali amal,” tambah Aslina yang Ahad malam itu berpakaian serba hijau. Seperti pengakuan pamannya, Aslina bukan seorang pendakwah, tapi malam itu ia tampil memberikan kesaksian bagaikan seorang muballighah.
Di alam barzah ia melihat seseorang ditemani oleh sosok yang mukanya berkudis, badan berbulu dan mengeluarkan bau busuk. Mungkin sosok itulah adalah amal buruk dari orang tersebut.
Kemudian Aslina melanjutkan. ”Bapak, ibu, ingatlah mati,” sekali lagi ia mengajak hadirin untuk bertaubat dan beramal sebelum ajal menjemput. Di alam barzah, ia melanjutkan kesaksiannya, ruh Aslina dipimpin oleh dua orang malaikat. Saat itu ia ingin sekali berjumpa dengan ayahnya. Lalu ia memanggil malaikat itu dengan ”Ayah”. ”Wahai ayah bisakah saya bertemu dengan ayah saya,” tanyanya.
Lalu muncullah satu sosok. Ruh Aslina tak mengenal sosok yang berusia antara 17-20 tahun itu. Sebab ayahnya meninggal saat berusia 65 tahun. Ternyata memang benar, sosok muda itu adalah ayahnya. Ruh Aslina mengucapkan salam ke ayahnya dan berkata: ”Wahai ayah, janji saya telah sampai.”
Mendengar itu ayah saya saya menangis. Lalu ayahnya berkata kepada Aslina. ”Pulanglah ke rumah, kasihan adik-adikmu.” ruh Aslina pun menjawab. ”Saya tak bisa pulang, karena janji telah sampai”. Usai menceritakan dialog itu, Aslina mengingatkan kembali kepada hadirin bahwa alam barzah dan akhirat itu benar-benar ada. ”Alam barzah, akhirat, surga dan neraka itu betul ada. Akhirat adalah kekal,” ujarnya bak seorang pendakwah.
Setelah dialog antara ruh Aslina dan ayahnya. Ayahnya tersebut menunduk. Lalu dua malaikat memimpinnya kembali, ia bertemu dengan perempuan yang beramal shaleh yang mukanya bercahaya dan wangi. Lalu ruh Aslina dibawa kursi yang empuk dan didudukkan di kursi tersebut, disebelahnya terdapat seorang perempuan yang menutup aurat, wajahnya cantik.
Ruh Aslina bertanya kepada perempuan itu. ”Siapa kamu?” lalu perempuan itu menjawab, ”Akulah (amal) kamu.” Selanjutnya ia dibawa bersama dua malaikat dan amalnya berjalan menelurusi lorong waktu melihat penderitaan manusia yang disiksa.
Di sana ia melihat seorang laki-laki yang memikul besi yang sangat berat, tangannya dirantai ke bahu, pakaiannya koyak-koyak dan baunya menjijikkan. Ruh Aslina bertanya kepada amalnya. ”Siapa manusia ini?” Amal Aslina menjawab, “orang tersebut ketika hidupnya suka membunuh orang”.
Lalu dilihatnya orang yang yang kulit dan dagingnya lepas. Ruh Aslina bertanya lagi ke amalnya tentang orang tersebut. Amalnya mengatakan bahwa manusia tersebut tidak pernah shalat.
Selanjutnya tampak pula oleh ruh Aslina manusia yang dihujamkan besi ke tubuhnya. Ternyata orang itu adalah manusia yang suka berzina. Tampak juga orang saling bunuh, manusia itu ketika hidup suka bertengkar dan mengancam orang lain.
Dilihatkan juga pada ruh Aslina, orang yang ditusuk dengan 80 tusukan, setiap tusukan terdapat 80 mata pisau yang tembus ke dadanya, lalu berlusiaan darah, orang tersebut menjerit dan tidak ada yang menolongnya. Ruh Aslina bertanya pada amalnya.
Dan dijawab orang tersebut adalah orang juga suka membunuh. Ada pula orang yang dihempaskan ke tanah lalu dibunuh. Orang tersebut adalah anak yang durhaka dan tidak mau memelihara orang tuanya ketika di dunia. Perjalanan menelusuri lorong waktu terus berlanjut.
Sampailah ruh Aslina di malam yang gelap, kelam dan sangat pekat sehingga dua malaikat dan amalnya yang ada disisinya tak tampak. Tiba-tiba muncul suara orang mengucap : Subhanallah, Alhamdulillah dan Allahu Akbar.
Tiba-tiba ada yang mengalungkan sesuatu di lehernya. Kalungan itu ternyata tasbih yang memiliki biji 99 butir. Perjalanan berlanjut. ia nampak tepak tembaga yang sisi-sisinya mengeluarkan cahaya, di belakang tepak itu terdapat gambar kakbah.
Didalam tepak terdapat batangan emas. Ruh Aslina bertanya pada amalnya tentang tepak itu. Amalnya menjawab tepak tersebut adalah husnul khatimah. (Husnul khatimah secara literlek berarti akhir yang baik. Yakni keadaan dimana manusia pada akhir hayatnya dalam keadaan berbuat baik).
Selanjutnya ruh Aslina mendengarkan adzan seperti adzan di Mekkah. ia pun mengatakan kepada amalnya. ”Saya mau shalat”. Lalu dua malaikat yang memimpinnya melepaskan tangan ruh Aslina. ”Saya pun bertayamum, saya shalat seperti orang-orang di dunia shalat,” ungkap Aslina.
Selanjutnya ia kembali dipimpin untuk melihat Masjid Nabawi. Lalu diperlihatkan pula kepada ruh Aslina, makam Nabi Muhammad SAW. Dimakam tersebut batangan-batang an emas di dalam tepak ”husnul khatimah” itu mengeluarkan cahaya terang.
Berikutnya ia melihat cahaya seperti matahari tapi agak kecil. Cahaya itu pun bicara kepada ruh Aslina. ”Tolong kau sampaikan kepada umat, untuk bersujud di hadapan Allah”.
Selanjutnya ruh Aslina menyaksikan miliaran manusia dari berbagai abad berkumpul di satu lapangan yang sangat luas. Ruh Aslina hanya berjarak sekitar lima meter dari kumpulan manusia itu. Kumpulan manusia itu berkata.
”Cepatlah kiamat, aku tak tahan lagi di sini Ya Allah”, manusia-manusia itu juga memohon, ”Tolong kembalikan aku ke dunia, aku mau beramal.” Begitulah di antara cerita Aslina terhadap apa yang dilihat ruhnya saat ia mati suri.
Dalam kesaksiaannya ia senantiasa mengajak hadirin yang datang pada pertemuan alumni ESQ itu untuk bertaubat dan beramal shaleh serta tidak melanggar aturan Allah. ”Apa yang disampaikan Aslina, mungkin bukti yang ditunjukkan Allah kepada kita semua, ” ujarnya.
Menanggapi kesaksian Aslina yang melihat orang-orang berteriak ingin dikembalikan ke dunia dan ingin beramal serta penelitian Raymond yang menyebutkan ”aku ingin agar aku dapat kembali dan membatalkan semuanya.”
Legisan mengutip ayat Al-Quran Surat Al-Mu’minun (23) ayat 99-100:
حَتَّىٰ إِذَا جَاءَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ () لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ ۚ كَلَّا ۚ إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَائِلُهَا ۖ وَمِن وَرَائِهِم بَرْزَخٌ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ
“Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: Ya, Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia). Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan.” (QS. al-Mu’minun : 99-100)
Sebagai penguat dalil agar manusia bertaubat, dikutipkan juga Quran Surat Az-Zumar ayat 54:
وَأَنِيبُوا إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِن قَبْلِ أَن يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنصَرُونَ
”Dan kembalilah kamu kepada Tuhan-Mu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi)” (QS. az-Zumar : 54)
Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa =D
Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)
Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.
Ya ALLAH...
✔ Muliakanlah orang yang membaca dan membagikan status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
membaca dan membagikan status ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin
NB: JIKA ANDA MENDUKUNG PERJUANGAN DAKWAH FANSPAGE INI, KAMI MINTA DO'ANYA & BANTU SHARE POSTINGAN INI BIAR SEMAKIN BANYAK YANG BISA MEMETIK MANFAAT... DAN SEMOGA BEKAL AMAL JARIYAH BAGI ANDA... AAMIIN…!!!
-
-
-
SHARE = DAKWAH = PAHALA
gagahnya Rasullah saw
SIFAT DAN PERAWAKAN BENTUK TUBUH NABI KITA YG MULIA BAGINDA RASULULLAH SALALLAHU ALAIHI WA ALA ALIHI WASSOHBIHI WASSALAM
Kata baginda yg mulia:
"TIDAK ada nabi atau RASUL yg diutus ALLAH kecuali mempunyai WBismillahirrahmanirrahim...
❤SIFAT DAN PERAWAKAN BENTUK TUBUH NABI KITA YG MULIA BAGINDA RASULULLAH SALALLAHU ALAIHI WA ALA ALIHI WASSOHBIHI WASSALAM❤
Kata baginda yg mulia:
"TIDAK ada nabi atau RASUL yg diutus ALLAH kecuali mempunyai WAJAH yg TAMPAN..dan NABI kamu yg memiliki WAJAH yg PALING TAMPAN"
Salallahu alaihi....👳😇
BAGAIMANAKAH WAJAH RASULULLAH ...??
1. RASULULLAH adalah seorang yg BERJIWA BESAR ( tidak mudah mendendam kp orang yg JAHAT kp beliau dan tidak MENYIMPAN BENCI kp orang yg MENYAKITINYA )
2. Beliau orang yg SANGAT BERWIBAWA...
3. RASULULLAH lebih tinggi dari orang yg PENDEK dan lebih rendah dari orang yg TINGGI ( artinya SEDERHANA , tidak tinggi tidak pendek )
Klo BERJALAN dg orang yg tinggi tidak lebih tinggi dan klo berjalan dg org yg lebih rendah tidak terlalu rendah....
4. RASULULLAH mempunyai TUBUH BADAN yg TEGAP ( tidak gemuk tidak pun kurus ) sehat dan besar tidak GEMUK atau GENDUT...
5. kepala RASULULLAH BESAR menunjukkan KEKUATAN PEMIKIRAN kepala ( namun kepala beliau seimbang dg besarnya tubuh badan beliau )
👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
6. RAMBUT beliau IKAL BERGELOMBANG ( tidak lurus tidak pun keriting )
7. Apabila beliau MENYISIR RAMBUT maka beliau MEMBELAH menjadi 2
8. UBAN RAMBUT beliau tidak lebih dari 20 helai ( termasuk yg ada di jenggot beliau )
9. RAMBUT beliau sampai ke BAHU apabila memakai SORBAN maka akan TAMPAK bagian BELAKANG rambut beliau...
10. KULIT beliau adalah PUTIH BERSIH , PUTIH keMERAH - MERAHAN...
👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
11. DAHI beliau LUAS...
12. ALIS beliau MELENGKUNG bagaikan 2 BULAN SABIT yg terpisah...
13. 2 biji mata baginda sangat HITAM, dan MATA beliau BESAR...
14. BULU MATA beliau LENTIK berwarna HITAM PEKAT...
15. Diantara ke2 ALIS beliau terdapat URAT yg TAMPAK kemerah2an apabila beliau MARAH ( tentunya MARAH dalam HUKUM agama )
👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
16. HIDUNG beliau MANCUNG...
17. DIPUNCAK hidung beliau ada CAHAYA yg MEMANCAR , apabila ada yg melihatnya seolah2 puncak hidung lebih mancung ( puncak diantara 2 alis bukan di ujung hidung)
18. JANGGUT beliau TEBAL LEBAT hampir keDADA ( apabila org melihat dg jarak NORMAL maka akan tidak tampak tempat tumbuh nya rambut )
19. Ke2 PIPI beliau MULUS ( tidak ada BULU RAMBUT )
20. MULUT beliau LEBAR serasi dg bentuk WAJAH beliau...
👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
21. GIGI beliau agak JARANG dan TERATUR RAPI...
22. Beliau memiliki 2 gigi yg RENGGANG bercahaya dan terpancar keluar dari selah2 nya klo beliau berbicara....
23. BULU DADA beliau HALUS, dan terdapat bulu halus dari pusat ke dada seperti garis halus...
24. LEHER beliau BERSIH dan PUTIH bagaikan PERAK...
25. BENTUK TUBUH beliau SEDERHANA...
👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
26. BADAN beliau BERISI...
27. PERUT dan DADA beliau SEJAJAR ( tidak BUNCIT )
Karena beliau selalu MAKAN tidak PERNAH sampai KENYANG...
28. DADA beliau BIDANG...
29. jarak diantara ke2 BAHU beliau LEBAR....
30. diantara TULANG SENDI beliau jg BESAR menunjukkan beliau orang yg SANGAT KUAT...
👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
31. GENGAMAN RASULULLAH adalah BESAR dan KUAT...
32. Bagian TUBUH RASULULLAH yg tidak diTUMBUHI dg BULU nampak BERSIH dan BERCAHAYA...
33. PANDANGAN MATA beliau selalu TERARAH keBAWAH...
34 Hingga PANDANGAN yg keBUMI lebih BANYAK dari pada pandangan ke LANGIT ( simbol ke TAWADHU"AN)
35. Apabila beliau BERJALAN dg PARA SAHABAT beliau BERJALAN DI BELAKANG...
👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
36. Apabila BERJUMPA atau BERPAPASAN beliau LEBIH DULU Memberi SALAM...
37. Apabila para SAHABAT beliau yg melihat WAJAH beliau di BULAN PURNAMA maka WAJAH RASULULLAH lebih INDAH DIPANDANG dari pada memandang BULAN PURNAMA...
38. KULIT beliau PUTIH seperti PERAK...
39. RASULULLAH berWAJAH SANGAT TAMPAN , berwajah sedikit BULAT dan agak BUJUR, berPERWAKAN SEDERHANA...
40. TIDAK ada seorang SAHABAT pun yg apabila BERTATAP WAJAH dg RASULULLAH wajah dan wajah mata dg mata melainkan WAJAH SAHABAT itu langsung MENUNDUK tidak MAMPU menatap WAJAH yg PENUH WIBAWA dan PENUH KEMULIAN....
Salallahu alaihi....
Semoga ALLAH MULIAKAN kita semua dapat MENATAP WAJAH YG MULIA Ini...
SEhingga setiap kita tIdur ALLAH MULIAKAN untuk BERJUMPA dg BELIAU ...
Karena barang siapa yg TIDUR lalu BERMIMPI bertemu dg RASULULLAH maka MIMPI nya tersebut BENAR dan PASTI karena SETAN tidak mampu MENYERUPAI WAJAH beliau..,.
Klo meniru WAJAH2 lain ,
ALLAH BERI JALAN tapi yg satu ini WAJAH KEKASIH NYA...
Maka ALLAH LARANG setan MENYERUPAI wajah BAGINDA RASULULLAH yg MULIA...
Kata ULAMA2 kita ADA CARA BERMIMPI ingin BERJUMPA dg NABI saat TIDUR.....
1. RASA KANGEN yg Luar biasa ingin sekali BERJUMPA dg beliau...
2. MENGAGUNGKAN SUNNAH2 beliau dan SUKA SEKALI menjalankan SUNNAH - SUNNAH BELIAU dari bangun tidur sampai tidur lagi...
BERAKHLAK dan berTINGKAH LAKU seperti RASULULLAH...
Dari makan nya, minum nya, duduk nya, mandinya, tidurnya, jalan nya, berpakaian nya, segala2 nya...
3. berHIKMAT atau suka membantu atau menolong kp semua MANUSIA
BERHIKMAT bukan hanya kp KAUM MUSLIMIN SAJA...karena semua manusia UMAT RASULULLAH ...
4. Banyak BERSHOLAWAT kp NABI ( minimal 300 X pagi dan petang / itu paling sedikit )
5. menyebarkan DAKWAH yg MULIA ini Melanjutkan DAKWAH yg dibawa oleh RASULULLAH karena dakwah bukan tugas kyai, ustad, orang alim saja namun tugas semua orang untuk mengajak KEBAIKAN dan meLARANG keBURUKAN...
Dg cara SANTUN dan BERBICARA yg SOPAN lagi berAKHLAK MULIA seperti NABI yg MULIA...
Sebelum TIDUR hendak lah lebih dulu BERWUDHU' yg SEMPURNA karena yg INGIN diJUMPAI ini MANUSIA CIPTAAN ALLAH yg PALING SEMPURNA lalu membaca DOA nya sambil banyak BERSHOLAWAT kp BELIAU sampai kita pun TERTIDUR.....
"....Tidak ada PANDANGAN yg paling INDAH diMUKA BUMI ini ataupun di AKHERAT nanti kecuali hanya 1 PANDANGAN yaitu memandang wajah yg AGUNG lagi SEMPURNA walaupun hanya dalam MIMPI sekian DETIK yaitu memandang wajah kekasih ALLAH :
AL HABIB "SALALLAHU ALAIHI WA ALA ALIHI WA SHOHBIHI WASSALAM" BAGINDA RASULULLAH penghulu semua NABI dan pemimpin seluruh MANUSIA..."
Setiap orang di ZAMAN BELIAU apabila menatap WAJAH beliau 1 kali saja maka PASTI BERUCAP "...saya tidak pernah melihat INSAN seINDAH ini SEBELUM dan SESUDAH nya..."
Salallahu alaihi....
Sungguh setengah dunia ini INGIN MENEMUI beliau, Ketahuilah SUNGGUH beliau pun ingin sekali menemui kita semua...asal Ada KESUNGGUHAN dalam HATI yg TERDALAM maka ALLAH akan MENGABULKAN DOA kita dan ALLAH akan MEMULIAKAN kita untuk MEMANDANG WAJAH kekasih NYA YG MULIA...
Aminnn ya rabbal alamin....😰
Semoga BERMANFAAT,
#Habib Ahmad Alydrus
Kata baginda yg mulia:
"TIDAK ada nabi atau RASUL yg diutus ALLAH kecuali mempunyai WBismillahirrahmanirrahim...
❤SIFAT DAN PERAWAKAN BENTUK TUBUH NABI KITA YG MULIA BAGINDA RASULULLAH SALALLAHU ALAIHI WA ALA ALIHI WASSOHBIHI WASSALAM❤
Kata baginda yg mulia:
"TIDAK ada nabi atau RASUL yg diutus ALLAH kecuali mempunyai WAJAH yg TAMPAN..dan NABI kamu yg memiliki WAJAH yg PALING TAMPAN"
Salallahu alaihi....👳😇
BAGAIMANAKAH WAJAH RASULULLAH ...??
1. RASULULLAH adalah seorang yg BERJIWA BESAR ( tidak mudah mendendam kp orang yg JAHAT kp beliau dan tidak MENYIMPAN BENCI kp orang yg MENYAKITINYA )
2. Beliau orang yg SANGAT BERWIBAWA...
3. RASULULLAH lebih tinggi dari orang yg PENDEK dan lebih rendah dari orang yg TINGGI ( artinya SEDERHANA , tidak tinggi tidak pendek )
Klo BERJALAN dg orang yg tinggi tidak lebih tinggi dan klo berjalan dg org yg lebih rendah tidak terlalu rendah....
4. RASULULLAH mempunyai TUBUH BADAN yg TEGAP ( tidak gemuk tidak pun kurus ) sehat dan besar tidak GEMUK atau GENDUT...
5. kepala RASULULLAH BESAR menunjukkan KEKUATAN PEMIKIRAN kepala ( namun kepala beliau seimbang dg besarnya tubuh badan beliau )
👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
6. RAMBUT beliau IKAL BERGELOMBANG ( tidak lurus tidak pun keriting )
7. Apabila beliau MENYISIR RAMBUT maka beliau MEMBELAH menjadi 2
8. UBAN RAMBUT beliau tidak lebih dari 20 helai ( termasuk yg ada di jenggot beliau )
9. RAMBUT beliau sampai ke BAHU apabila memakai SORBAN maka akan TAMPAK bagian BELAKANG rambut beliau...
10. KULIT beliau adalah PUTIH BERSIH , PUTIH keMERAH - MERAHAN...
👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
11. DAHI beliau LUAS...
12. ALIS beliau MELENGKUNG bagaikan 2 BULAN SABIT yg terpisah...
13. 2 biji mata baginda sangat HITAM, dan MATA beliau BESAR...
14. BULU MATA beliau LENTIK berwarna HITAM PEKAT...
15. Diantara ke2 ALIS beliau terdapat URAT yg TAMPAK kemerah2an apabila beliau MARAH ( tentunya MARAH dalam HUKUM agama )
👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
16. HIDUNG beliau MANCUNG...
17. DIPUNCAK hidung beliau ada CAHAYA yg MEMANCAR , apabila ada yg melihatnya seolah2 puncak hidung lebih mancung ( puncak diantara 2 alis bukan di ujung hidung)
18. JANGGUT beliau TEBAL LEBAT hampir keDADA ( apabila org melihat dg jarak NORMAL maka akan tidak tampak tempat tumbuh nya rambut )
19. Ke2 PIPI beliau MULUS ( tidak ada BULU RAMBUT )
20. MULUT beliau LEBAR serasi dg bentuk WAJAH beliau...
👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
21. GIGI beliau agak JARANG dan TERATUR RAPI...
22. Beliau memiliki 2 gigi yg RENGGANG bercahaya dan terpancar keluar dari selah2 nya klo beliau berbicara....
23. BULU DADA beliau HALUS, dan terdapat bulu halus dari pusat ke dada seperti garis halus...
24. LEHER beliau BERSIH dan PUTIH bagaikan PERAK...
25. BENTUK TUBUH beliau SEDERHANA...
👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
26. BADAN beliau BERISI...
27. PERUT dan DADA beliau SEJAJAR ( tidak BUNCIT )
Karena beliau selalu MAKAN tidak PERNAH sampai KENYANG...
28. DADA beliau BIDANG...
29. jarak diantara ke2 BAHU beliau LEBAR....
30. diantara TULANG SENDI beliau jg BESAR menunjukkan beliau orang yg SANGAT KUAT...
👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
31. GENGAMAN RASULULLAH adalah BESAR dan KUAT...
32. Bagian TUBUH RASULULLAH yg tidak diTUMBUHI dg BULU nampak BERSIH dan BERCAHAYA...
33. PANDANGAN MATA beliau selalu TERARAH keBAWAH...
34 Hingga PANDANGAN yg keBUMI lebih BANYAK dari pada pandangan ke LANGIT ( simbol ke TAWADHU"AN)
35. Apabila beliau BERJALAN dg PARA SAHABAT beliau BERJALAN DI BELAKANG...
👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳👳
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
36. Apabila BERJUMPA atau BERPAPASAN beliau LEBIH DULU Memberi SALAM...
37. Apabila para SAHABAT beliau yg melihat WAJAH beliau di BULAN PURNAMA maka WAJAH RASULULLAH lebih INDAH DIPANDANG dari pada memandang BULAN PURNAMA...
38. KULIT beliau PUTIH seperti PERAK...
39. RASULULLAH berWAJAH SANGAT TAMPAN , berwajah sedikit BULAT dan agak BUJUR, berPERWAKAN SEDERHANA...
40. TIDAK ada seorang SAHABAT pun yg apabila BERTATAP WAJAH dg RASULULLAH wajah dan wajah mata dg mata melainkan WAJAH SAHABAT itu langsung MENUNDUK tidak MAMPU menatap WAJAH yg PENUH WIBAWA dan PENUH KEMULIAN....
Salallahu alaihi....
Semoga ALLAH MULIAKAN kita semua dapat MENATAP WAJAH YG MULIA Ini...
SEhingga setiap kita tIdur ALLAH MULIAKAN untuk BERJUMPA dg BELIAU ...
Karena barang siapa yg TIDUR lalu BERMIMPI bertemu dg RASULULLAH maka MIMPI nya tersebut BENAR dan PASTI karena SETAN tidak mampu MENYERUPAI WAJAH beliau..,.
Klo meniru WAJAH2 lain ,
ALLAH BERI JALAN tapi yg satu ini WAJAH KEKASIH NYA...
Maka ALLAH LARANG setan MENYERUPAI wajah BAGINDA RASULULLAH yg MULIA...
Kata ULAMA2 kita ADA CARA BERMIMPI ingin BERJUMPA dg NABI saat TIDUR.....
1. RASA KANGEN yg Luar biasa ingin sekali BERJUMPA dg beliau...
2. MENGAGUNGKAN SUNNAH2 beliau dan SUKA SEKALI menjalankan SUNNAH - SUNNAH BELIAU dari bangun tidur sampai tidur lagi...
BERAKHLAK dan berTINGKAH LAKU seperti RASULULLAH...
Dari makan nya, minum nya, duduk nya, mandinya, tidurnya, jalan nya, berpakaian nya, segala2 nya...
3. berHIKMAT atau suka membantu atau menolong kp semua MANUSIA
BERHIKMAT bukan hanya kp KAUM MUSLIMIN SAJA...karena semua manusia UMAT RASULULLAH ...
4. Banyak BERSHOLAWAT kp NABI ( minimal 300 X pagi dan petang / itu paling sedikit )
5. menyebarkan DAKWAH yg MULIA ini Melanjutkan DAKWAH yg dibawa oleh RASULULLAH karena dakwah bukan tugas kyai, ustad, orang alim saja namun tugas semua orang untuk mengajak KEBAIKAN dan meLARANG keBURUKAN...
Dg cara SANTUN dan BERBICARA yg SOPAN lagi berAKHLAK MULIA seperti NABI yg MULIA...
Sebelum TIDUR hendak lah lebih dulu BERWUDHU' yg SEMPURNA karena yg INGIN diJUMPAI ini MANUSIA CIPTAAN ALLAH yg PALING SEMPURNA lalu membaca DOA nya sambil banyak BERSHOLAWAT kp BELIAU sampai kita pun TERTIDUR.....
"....Tidak ada PANDANGAN yg paling INDAH diMUKA BUMI ini ataupun di AKHERAT nanti kecuali hanya 1 PANDANGAN yaitu memandang wajah yg AGUNG lagi SEMPURNA walaupun hanya dalam MIMPI sekian DETIK yaitu memandang wajah kekasih ALLAH :
AL HABIB "SALALLAHU ALAIHI WA ALA ALIHI WA SHOHBIHI WASSALAM" BAGINDA RASULULLAH penghulu semua NABI dan pemimpin seluruh MANUSIA..."
Setiap orang di ZAMAN BELIAU apabila menatap WAJAH beliau 1 kali saja maka PASTI BERUCAP "...saya tidak pernah melihat INSAN seINDAH ini SEBELUM dan SESUDAH nya..."
Salallahu alaihi....
Sungguh setengah dunia ini INGIN MENEMUI beliau, Ketahuilah SUNGGUH beliau pun ingin sekali menemui kita semua...asal Ada KESUNGGUHAN dalam HATI yg TERDALAM maka ALLAH akan MENGABULKAN DOA kita dan ALLAH akan MEMULIAKAN kita untuk MEMANDANG WAJAH kekasih NYA YG MULIA...
Aminnn ya rabbal alamin....😰
Semoga BERMANFAAT,
#Habib Ahmad Alydrus
Kamis, 11 Januari 2018
Nasihat Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani
Jika engkau bertemu dengan seseorang, maka yakinilah bahawa dia lebih baik darimu. Ucapkan dalam hatimu:
"Mungkin kedudukannya di sisi Allah jauh lebih baik dan lebih tinggi dariku."
Dan jika kamu bertemu anak kecil, maka ucapkanlah (dalam hatimu):
"Anak ini belum bermaksiat kepada Allah, sedangkan diriku telah banyak bermaksiat kepada-Nya. Tentu anak ini jauh lebih baik dariku."
Dan jika bertemu orang tua pula, maka ucapkanlah (dalam hatimu):
"Dia telah beribadah kepada Allah jauh lebih lama dariku, tentu dia lebih baik dariku."
Dan jika kamu bertemu dengan seorang yang berilmu, maka ucapkanlah (dalam hatimu):
"Orang ini memperoleh kurnia yang tidak akan aku perolehi, mencapai kedudukan yang tidak akan pernah aku capai, mengetahui apa yang tidak akan aku ketahui dan dia mengamalkan ilmunya, tentu dia lebih baik dariku."
Dan jika bertemu dengan seorang yang bodoh, maka katakanlah (dalam hatimu):
"Orang ini bermaksiat kepada Allah kerana dia bodoh (tidak tahu), sedangkan aku bermaksiat kepada-Nya padahal aku mengetahui akibatnya. Dan aku tidak tahu bagaimana akhir umurku dan umurnya kelak. Dia tentu lebih baik dariku."
Dan jika bertemu dengan orang kafir, maka katakanlah (dalam hatimu):
"Aku tidak tahu bagaimana keadaannya kelak, mungkin di akhir usianya dia memeluk Islam dan beramal soleh. Dan mungkin boleh jadi di akhir usia diriku kufur dan berbuat buruk."
Kesimpulannya; Tidak akan rugi jika kita bersangka baik terhadap insan yg lain, daripada kita bersangka buruk terhadapnya yang boleh mendatangkan dosa. Sematkanlah ke dalam hati kita agar iman akan bertambah, aqidah dan akhlak juga akan terjaga.
Tamu Sederhana
"Usai maghrib saya kedatangan tamu dirumah".
“ Assalamu 'alaikum “ sapanya ketika sampai di depan pintu.
“ Wa'alaikum salam “ Jawab saya sedikit kaget karena tidak mengenal tamu ini.” Anda siapa? “ tanya saya.
“Saya Sobari .“ katanya dengan wajah diliput senyum.
"Bapak pengurus Masjid?" tanyanya.
“Ya. Betul Pak. Ada apa ? Apa yang dapat saya bantu “
“Saya tadi melewati masjid yang sedang dibangun. Orang disekitar masjid meminta saya untuk menemui bapak ? “
“ Ada apa ?"
“Saya ingin memberikan sedekah untuk penyelesaian pembangunan masjid “ katanya dengan tetap diliput senyum.
Saya memperhatikan penampilan orang ini. Tidak nampak dia memiliki kemampuan untuk bersedekah. Saya lirik diluar, tidak ada nampak kendaraan diparkir. Pasti orang ini datang dengan angkutan umum atau beca. Mungkin orang ini "sakit". Atau hanya ingin mempermainkan emosi saya.
Ya karena sudah hampir empat tahun masjid itu tidak pernah selesai. Sementara saya sebagai ketua Panitia Pembangunan Masjid sudah bosan mengajak masyarakat untuk berinfaq atau bersedekah. Tapi hasilnya hanya uang kecil yang terkumpul didalam kotak amal. Sementara kotak amal yang diletakkan disetiap sudut pasar atau rumah makan hanya menghasilkan uang tidak seberapa. Padahal masyarakat yang ada disekitar masjid ini terdiri dari para pedagang yang rata rata mempunyai omzet Rp. 3 juta perhari !
“Bagaimana Pak? Kenapa bapak diam ?" tegurnya yang membuyarkan lamunan saya.
“Eh , iya.Pak, ehm..berapa bapak mau sumbang ?" tanya saya masih diliput rasa tidak percaya.
“Boleh saya tau ? berapa dana diperlukan untuk menyelesaikan masjid itu “ tanyanya dengan tenang.
Pertanyaan yang lagi lagi membuat saya hilang hasrat untuk bicara banyak sama tamu ini. Dia pasti orang "sakit jiwa".
“Ya.. kita butuh dana sebesar Rp 500 juta “ jawab saya. Berharap orang itu cepat berlalu.
“Baik, pak. Besok kalau bapak ada waktu , saya tunggu di Pengadilan Agama. Saya akan memberikan sedekah dihadapan hakim Agama.” Katanya tenang. “ jam berapa Bapak ada waktu ? “ lanjutnya.
“ya liat besok aja ya pak “ jawab saya. Berharap orang itu cepat berlalu. Karena saya harus memimpin sholat isya di masjid.
“Baiklah , Ini nomor telp rumah saya. Kalau bapak siap , hubungi saya “ katanya.
“Permisi saya pamit dulu. Rumah saya jauh." lanjutnya sambil berdiri dan berlalu.
Baru saya sadar, tamu ini tidak saya tawarkan minum.
Setelah usai sholat Isa. Secara tidak sengaja saya melontarkan cerita kedatangan tamu ke rumah kepada pengurus Masjid. Tanggapan mereka sama seperti saya. Orang itu Stress dan tidak perlu dilayani.
Karena besok semua pengurus punya banyak kesibukan, yang tidak mungkin meluangkan waktu untuk datang ke Pengadilan Agama.
Keesokan harinya. salah satu pengurus meminta saya untuk menemaninya ke show room mobil. Dia hendak menebus indent kendaraan yang dipesannya sejak empat bulan lalu.
Karena lokasi showroom tidak begitu jauh dari Kantor Pengadilan Agama maka saya tawarkan kepada teman ini untuk mampir ke Pengadilan.
Dia sedikit sungkan tapi akhirnya setuju.
Langsung saya menghubungi orang yang akan menyumbang itu melalui cell phone kerumahnya.
Dia langsung menyanggupi untuk datang. Berjanji jam 11 siang sudah sampai di Kantor Pengadilan Agama.
“Baiklah. Tapi saya tidak mau tunggu terlalu lama di kantor pengadilan itu. Lewat setengah jam anda tidak datang , saya akan pulang.“ kata saya tegas.
Karena sebenarnya saya masih sangsi pada orang ini.
“Insya Allah “ begitu jawabnya.
Tepat jam 11 saya dan teman sudah datang di pengadilan Agama. Tapi orang yang akan menyumbang belum juga datang. Lewat lima menit , orang yang akan menyumbang itu datang dengan menumpang angkutan BECAK yang masuk langsung kedalam halaman Pengadilan Agama.
Bajunya sangat sederhana.
Teman saya yang melihat pemandangan itu, langsung tersenyum kecut.
Bagaimana mungkin dia bisa menutup kekurangan pembangunan masjid
“Mungkin kita yang gila. Mau-maunya nungguin dia.Tapi ya sudahlah, kita liat aja.," gerutu teman saya kala melihat kedatangan orang itu.
“Assalamu 'alaikum “ sapanya ketika sesampai didalam menjumpai kami.
“Ya , Bagaimana Pak. Apakah bapak sudah bawa uangnya?“ tanya teman saya langsung kepokok persoalan.
“Ini, uangnya “ katanya sambil memperlihatkan kantong semen ditangannya. "Mari kita menemui petugas untuk membuat akta penyerahan sumbangan ini. Maaf, bukan saya tidak percaya tapi ini perlu sebagaimama ajaran Al-Quran menyebutkan bahwa segala sesuatunya harus tertulis.“ katanya.
Sambil melangkah kedalam menemui petugas pengadilan.
Tanpa banyak kata, orang ini langsung menyerahkan tumpukan uang dihadapan petugas pengadilan.
Petugas itu menghitung.
Jumlahnya Rp 500 juta..!
Petugas itu kemudian menyerahkan formulir untuk kami isi.
Kemudian setelah tandatangani formulir itu, maka uang pun pindah ke tangan kami.
“Pak, Cukuplah Bapak-Bapak sebagai panitia dan Pak Hakim yang mengetahuinya. Saya menyumbang karena Allah...” katanya ketika akan pamit berlalu.
Melihat situasi yang diluar dugaan kami maka timbul rasa malu dan rendah dihadapan orang ini.Ternyata dia yang kami nilai stress/gila, menunjukan kemuliaannya.
Sementara kami dari awal meremehkan dan memandang sebelah mata padanya.
Maaf, Mengapa bapak ikhlas menyumbang uang sebanyak ini. Sementara saya lihat bapak , maaf terlihat sangat sederhana. Mobil pun bapak tidak punya. “ tanya teman saya dengan keheranan.
"Saya merasa sangat kaya. Karena Allah memberikan saya qalbu yang dapat memahami ayat ayat Alquran. Cobalah anda bayangkan. Bila uang itu saya belikan kendaraan mewah, maka manfaatnya hanya seusia kendaraan itu. Bila saya membangun rumah megah maka nikmatnya hanya untuk dipandang.
Tapi bila saya gunakan harta untuk saya sedekahkan di jalan Allah demi kepentingan Ummat, maka manfaatnya tidak akan pernah habis. “ Demikian jawabnya dengan sangat sederhana tapi begitu menyentuh.
“Apa pekerjaan Bapak “ tanya teman saya.
“saya petani Kopi. Alhamdulillah dari hasil kebun Kopi , lima anak saya semua sudah menjadi sarjana dan sekarang mereka sukses dan hidup sejahtera. Lima limanya sudah berkeluarga. Alhamdulillah, semua Anak dan mantu saya sudah menunaikan haji.”
“Bapak memang sangat beruntung. Apa resepnya hingga bapak dapat mendidik anak yang sholeh” tanya saya.
"Resepnya adalah: dekatlah kepada Allah. Cintailah Allah. Cintailah semua yang diamanahkannya kepada kita. Dan berkorbanlah untuk itu. Bukankah anak, istri, lingkungan dan syiar agama adalah amanah Allah kepada kita semua. Bila kita sudah mencintai Allah dengan hati, dan dibuktikan dengan perbuatan maka selanjutnya hidup kita akan dijamin oleh Allah. Apakah ada yang paling bernilai didunia ini dibanding kecintaan Allah kepada kita... “
Dia pamit dan berlalu dengan menumpang becak.
Sementara saya dan teman saya tercekat dan tak mampu berkata-kata.
Kami tak berani mendahului becak yang ditumpanginya. Toyota Kijang keluaran terbaru yang baru saya beli bulan lalu serasa tak mampu melewati becak itu.
Saya malu. Malu dengan kerendahan diri saya dihadapan orang yang tawadhu namun ikhlas berjuang karena Allah. Mungkin penghasilan saya lebih besar darinya. Tapi belum bisa seikhlas dia. Saya menjadi merasa tak pantas menyebut diri ini mencintai Allah.."
Semoga manfaat.
Kisah nyata
Syeikh Ibn Hajar
Mengisahkan Sebuah Kisah Nyata:
Setelah selesai melaksanakan hajinya, orang kaya itu mendatangi rumah orang yang diberi amanah menyimpan uangnya tsb. Sesampainya di rumah orang itu, ternyata orang tsb telah wafat.
Orang kaya itupun bertanya kepada ahli warisnya. Namun tidak satupun diantara ahli warisnya mengetahui perihal uang titipan tersebut. Orang kaya itupun kebingungan dan bertanya-tanya dalam hatinya, di manakah uang yg disimpan oleh orang yang diberi amanat tersebut?
Orang kaya itupun mendatangi seorang alim di kota Mekkah, lalu menceritakan tentang uangnya tsb.
Orang alim itu berkata : "Di sepertiga malam akhir nanti, pergilah kamu ke Sumur Zam-Zam, panggillah nama temanmu yang kau titipi uang itu, dibibir sumur. Jika temanmu adalah orang yang baik , dan termasuk seorang ahli Surga, maka dia pasti akan menjawab panggilanmu, lalu tanyakanlah kepadanya, dimanakah ia menyimpan uangmu".
Pada akhir malam, orang kaya itupun pergi mendatangi Sumur Zam-Zam. Di bibir Sumur ia memanggil nama temannya yang ia titipi uang, hingga 3 kali ia panggil, namun tidak ada jawaban sama sekali.
Orang kaya itu pun kembali mendatangi orang Alim tsb, lalu menceritakannya. Orang Alim itu kaget dan berkata : "Innaa Lillahi Wa Inna ilaihi Rooji'uun", jika memang temanmu tidak menjawab, aku takut dia termasuk golongan Ahli Neraka.
Jika memang demikian pergilah kamu ke Yaman, disana ada sebuah Sumur yang bernama "Barhut", dikatakan bahwa Sumur itu adalah bibir dari Neraka Jahannam...Datangilah di sepertiga malam akhir, dan panggillah nama temanmu itu".
Orang kaya itu pun pergi ke Yaman, lalu mendatangi Sumur Barhut di sepertiga malam akhir. Ia pun memanggil nama temannya yg ia titipi uang: "Yaa Fulan !" Baru sekali panggilan, tiba-tiba terdengar jawaban dari dalam Sumur.
Orang kaya itu pun merasa prihatin dengan keadaan temannya tersebut, lalu bertanya : "Dimanakah engkau menyimpan uangku?".
Dari dalam Sumur terdengar jawaban : "Aku menyimpan uangmu di sini dan di sini, di dalam rumahku, pergilah dan katakan kepada anak-anakku. Kamu akan mendapati uangmu kembali".
Orang kaya itupun bertanya : "Bagaimana bisa engkau tergolong sebagai orang yang ahli Neraka? Bukankah kau adalah orang yang baik dan memiliki sifat amanah?".
Orang itupun bercerita : "Sesungguhnya aku mempunyai seorang saudari perempuan yang faqir, lama kami tidak saling tegur sapa, sampai aku meninggal. Inilah yang menyebabkan aku tergolong sebagai ahli Neraka.
JIka kau mau menolongku, datangilah saudariku tsb, dan mintakan maaf kepadanya, dan ceritakan padanya, bagaimana keadaanku sekarang ini yang merasakan siksaan, karena putus tali silaturrahmi dengannya".
Orang kaya itupun segera pergi ke rumah ahli waris temannya itu, lalu menceritakan dimana ayahnya meletakkan harta titipannya. Dan ternyata memang benar, uang tersebut masih utuh. Setelah itu, ia bertanya kepada anak-anak temannya itu, dimanakah rumah bibi mereka?
Setelah tahu alamatnya, iapun segera pergi ke rumah saudari perempuan temennya tsb. Setelah bertemu, ia pun menceritakan apa yang di alami saudaranya di Alam Kubur.
Mendengar cerita orang kaya itu, perempuan itupun menangis dan memaafkan saudaranya, lalu ia memohon ampun dan mulai menyambung tali silaturrahmi dengan anak-anak saudaranya".
_Catatan_ :
Rosulullah Saw bersabda : "Tidak akan masuk Surga orang yang putus tali silaturrahmi ".
Diriwayat yg lain : "Orang yang putus tali silaturrahmi akan mendapat laknat dari Allah , walaupun dia mati didepan Ka'bah".
Rosulullah Saw bersabda : "Tidak akan turun Rahmat Allah, kepada satu kaum, jika didalam kaum tersebut terdapat satu saja orang yang putus tali silaturrahmi".
Orang yang putus tali silaturrahmi, berarti telah putus hubungan dengan Alloh Swt...Berarti shalatnya bukan untuk Allah, puasanya bukan untuk Allah, dzikirnya, dan ibadah-ibadah lainnya bukan untuk Allah Swt.
Allahumma Shalli 'Alaa Sayyidina Muhammad Wa 'Alaa Aali Sayyidina Muhammad.
Langganan:
Postingan (Atom)